Korsatpel Terminal BRPS Tipe A Pekan Baru Henry, Tepis Pemberitaan Sudutkan Petugas Kemenhub.

Pekanbaru, Rambaberita.com – Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Kota Pekanbaru Henry Tambunan melakukan Klarifikasi terkait pemberitaan beberapa media Online adanya salah Paham antara Sopir Bus Makmur dengan Petugas Dishub Terminal BRPS.

Peron Keberankatan Bus AKAP ( Antar Kota Antar Provinsi) di Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau.

Adapun isi klarifikasi Kepala Terminal Tipe A BRPS diantaranya, kata Henri Tambunan : 

Petugas Kemenhub menyuruh Supir Makmur menggeser/memajukan Mobilnya  ketika di Peron Keberangkatan.

Pada saat itu si MH (Supir) dan agen akan memasukkan barang ke dalam bagasi dan ada 1 orang penumpang yg akan naik dari pintu depan bus.

Ketika sudah di tegur petugas beberapa kali,  si sopir menjawab agak kasar dengan nada tinggi.

Mendapatkan jawaban yang tidak diharapkan, si petugas perempuan ini  melaporkan kepada petugas laki- laki (Pawas) dilapangan.

Petugas bermaksud membawa si supir keruangan Petugas untuk dinasehati karena kurang elok mengeluarkan kata kata tersebut kepada perempuan namun, si supir berontak karena merasa terintimidasi.

Karena terjadi kesalahpahaman antara Supir dengan petugas ada sedikit gesekan.

Karena terjadi insiden gesekan  itu, si supir sempat mendatangi Polsek Payung Sekaki, pihak polsek menyarankan  untuk berdamai secara kekeluargaan.

Karena ingin buru buru membawa penumpang ke medan, sebagai tanggung jawabnya, HS langsung meninggalkan Polsek Payung Sekaki yg diantar oleh Agen perwakilan bus makmur sebelum dilakukan salam salaman dan ucapan saling memaafkan antara sopir dan petugas.

Saya ( Korsatpel) Terminal Tipe A BRPS Payung sekaki Pekanbaru menyesalkan Kesalahpahaman ini dan sudah berupaya mendamaikan kedua belah pihak, dan akan mengupayakan perdamaian, kamis (12/02/2020) setelah si Supir datang dari Medan.

Selama ini kata Henry, kita sudah berupaya memberikan pelayanan yang prima, namun salah paham bisa menimbulkan gesekan.

” Ke depan saya sudah peringatkan kepada petugas, agar tetap memberikan pelayanan yang baik sesuai dengan Tupoksi dan SOP terminal kepada para Supir dan pengguna terminal, dan juga menghimbau kepada seluruh para Sopir dan Komunitas terminal melaksanakan peraturan dan aturan yang berlaku dalam terminal juga arahan dari petugas dilapangan agar jangan terjadi salah paham.” Tegas Korsatpel Henry Tambunan.( Edward)