ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mahasiswa Riau Tuntut Penegakan Hukum Korporasi Pembakar Lahan.

Pekanbaru, rambaberita.com  – Aksi unjukrasa Mahasiswa Universiatas Riau melumpuhkan jalan sudirman Pekanbaru,Riau.selasa(17/09/2019).

Terpantau Anggota Polisi menjadi korban saat pengamanan aksi unjukrasa yang merobohkan pintu gerbang Mapolda Riau.

Wakapolda Riau, Brigjen Pol. Wahyu Widada,dan jajaran pejabat teras Polda Riau menjumpai pengunjuk rasa agar tenang dan berjalan damai.

Kepada awak media Wahyu yang di dampingi pejabat terasnya mengatakan, polisi yang terluka berasal dari Polda Riau dan Polresta Pekanbaru.

“Polda tiga orang dan Polres 4 orang. Ada tujuh orang terluka,” kata Wahyu.

Wahyu meminta masalah ini tidak perlu dibesar-besarkan. Adapun polisi yang terluka dalam pengamanan unjuk rasa adalah resiko tugas. “Itu sudah resiko dari tugas, nanti kita obati,” ucap Wahyu.

Jendral bintang Satu ini juga menambahkan untuk adek-adek yang terluka juga ada kita obati dan kita biayai.

“Termasuk adek-adek mahasiswa yang terluka kita obati dan kita bayar biaya pengobatannya.” tegas Wahyu.

Adapun tuntutan mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan Mapolda Riau agar penegakan hukum terhadap pelaku dan korporasi yang lahannya terbakar segera di seret ke pengadilan.

Untuk di ketahui terjadi dorong dorongan antara massa pengunjuk rasa dengan pihak kepolisian, Kepolisian menghalau massa dengan menyiramkan air dari water cannon. Namun massa mahasiswa ini membalas dengan melemparkan batu dan botol minuman.

Tidak hanya bentrok dengan aparat kepolisian. Massa juga merusak pagar-pagar yang ada di depan Mapolda Riau./Edo

Terbaru

ADVERTISEMENT

Media Network

%d blogger menyukai ini: