ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ada 5.859 Kasus HIV/AIDS, Riau Urutan 11 Nasional

PEKANBARU (CAKAPLAH) – Kasus HIV dan AIDS di Provinsi Riau hingga Agustus 2019 mencapai 5.859 orang. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Riau menempati urutan ke 11 nasional dari 34 provinsi di Indonesia.

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution saat Rapat Koordinasi Pengurus Komisi Penanggulan AIDS Provinsi Riau, Senin (4/11/2019) di Pekanbaru.

Edy mengatakan, kasus HIV/AIDS di Riau cukup memprihatinkan. Dari data yang dikumpulkan Dinas Kesehatan Provinsi Riau sampai dengan Agustus 2019 telah ditemukan 5.859 Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) di Provinsi Riau.

Dari angka itu, lanjut Wagub, sebanyak 2.598 orang jatuh dalam stadium AIDS. Penemuan kasus HIV di Provinsi Riau baru sebesar 36 persen dari 16.235 target yang ditentukan nasional, dan yang sudah ditangani secara teratur baru sebesar 44,3 persen.

Edy mengatakan, karakteristik temuan kasus HIV/AIDS di Riau sudah mengarah kepada polusi umum. Dimana jumlah terbesar berada di Kota Pekanbaru dengan temuan kasus sejumlah 1.767 orang.

“Temuan kasus pada ibu rumah tangga menduduki rangking 3 terbesar, dan jika dikelompokkan ke dalam kelompok usia, maka temuan kasus HIV terbesar banyak ditemukan pada kelompok umur 25 sampai dengan 45 tahun,” cakapnya.

Karenanya, sebut Edy, dalam upaya percepatan penanggulangan HIV/AIDS secara nasional, pemerintah telah menetapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang harus dicapai pemerintah daerah yang tertuang dalam PP Nomor 2 Tahun 2018.

Yang kemudian diikuti Permendagri Nomor 100 Tahun 2018 dan Permenkes Nomor 4 Tahun 2019, dimana pencapaian SPM tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, yakni Gubernur dan Bupati/Walikota.( *** )

Terbaru

ADVERTISEMENT

Media Network

%d blogger menyukai ini: