ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Public Hearing Dapot Sinaga Bersama Warga Sri Mersing,  Pelaku Kekerasan Anak dan Perempuan di Hukum Mati

Pekanbaru, rambaberita.com – Ketua Fraksi PDI- P DPRD Kota Pekanbaru Dapot Sinaga, SE bersama Masyarakat RT 02 RW 09 Jalan Sri Mersing Kelurahan Sri Meranti Kecamatan Rumbai melaksanakan  Public Hearing Rancangan Peraturan Daerah dan Produk Hukum Kota Pekanbaru.

Dalam sambutannya, Dapot Sinaga menjelaskan Fungsi DPRD ada Tiga salah satunya membuat Undang Undang, Jadi, saat ini kita lakukan Public Hearing dengan Masyarakat terkait peraturan daerah Perlindungan Anak dan Perempuan.

” Rancangan tentang perlindungan Perempuan dan anak anak ini akan kita sahkan dengan Pemerintah Kota Pekanbaru,” Sebut Dapot.

Mendapat kesempatan pertama mengusulkan pendapat, Kerina menginginkan  agar pelaku kekerasan seksual seharusnya dihukum mati, sementara Linda Situmorang  dan Marihot Manullang sepakat pelaku dihukum seumur hidup.

Lain pula Wira oktaviani Manurung meminta pelaku kejahatan di Kebiri. “Usul saya lebih bagus diKebiri saja pelakunya, trauma dan penderitaan dirasakan oleh korban, apalagi korbannya anak anak sungguh sangat berat psikologinya,” ucap Wira lantang.

Sebelum Mengakhiri acara, Dapot menyebut sudah mencatat dan semoga dapat dibuatkan Perda kan bersama Pemko Pekanbaru. 

Turut hadir Ketua RT 02 Silaban, Tokoh Masyarakat Siadari dan Undangan lainnya dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan. (Edo).

DomaiNesia
DomaiNesia

TERPOPULER

Terbaru

ADVERTISEMENT

Media Network

%d blogger menyukai ini: