ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Semua Pihak Mengklaim KNPI Versinya yang Sah, Ketua Larshen Yunus: “Tiga-Tiganya Masih Status Quo”

Pekanbaru – Beredar informasi terkait terjadinya penolakan yang berujuk bentrok di pintu gerbang Hotel Labersa Convention Center.

Disesalkan dan justru membuat Prihatin Aktivis Larshen Yunus, Ketua DPD KNPI Provinsi Riau.

Disatu sisi ada pihak yang mengkalim dirinya KNPI yang sah dan pada saat itu akan dilantik oleh 3 (tiga) Ketua Umum sekaligus, disisi lain ada pihak diluar pintu gerbang yang ingin mengajak dialog untuk menyelamatkan Pemuda Riau.

Tontonan seperti itu justru dengan tegas mempermalukan Marwah Pemuda Riau, pihak-pihak merasa dirinya yang paling sah, sementara masyarakat disuguhkan dengan pertunjukan bodoh seperti itu.

Dimintai komentarnya terkait kejadian tersebut, Ketua DPD KNPI Provinsi Riau, hasil Musda ke-XIV di Aula Hotel Grand Elite Pekanbaru katakan, bahwa semua pihak mesti sadar, bahwa dinamika KNPI saat ini masih Status Quo alias belum Stabil seperti semula.

Menurut Ketua Larshen Yunus, yang bulan lalu juga dilantik di Aula Lantai 2, Grand Elite Hotel Pekanbaru, bahwa gejolak di tubuh KNPI bermula dari Kepengurusan Pusat (DPP), jadi sangat tidak elok kalau Pemuda di Daerah ikut-ikutan gila dengan kondisi tersebut.

“Kalau anda ingin ber KNPI silahkan saja!!! Asal DPP-nya jelas dan memiliki Turunan disetiap Provinsi, Kabupaten dan Kota. Silahkan anda ber KNPI, jangan senggol tetanggamu. Justru dengan banyaknya ruang, maka suhu Demokrasi semakin tercipta” tutur Larshen Yunus, Ketua DPD KNPI Riau, periode: 2022-2025.

Alumni Sekolah Vokasi Mediator Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu juga jelaskan, bahwa seluruh kepengurusan KNPI di berbagai tingkatan masih berstatus quo alias belum Stabil.

Semua Pihak Mengklaim KNPI Versinya yang Sah, Ketua Larshen Yunus: “Tiga-Tiganya Masih Status Quo”

“Seperti kami, turunan dari Kepengurusan Abdul Aziz ST yang di Plt-kan dengan Ketua Umum Dr H.M Dian Assafri Nasa’i SH MH dan Sekjen Samtidar Tomagola MA. Garis perjuangan KNPI kami jelas. Penguasaan atas DPP di Kuningan Jakarta sampai saat ini masih berlangsung. Kelengkapan atas Akta dan SK Kemenkumham, Kemendagri dan Notaris lengkap, itu artinya KNPI yang kami perjuangkan saat ini Resmi atas nama Hukum” tuturnya.

Ketua Larshen Yunus juga jelaskan, bahwa terhadap 2 (dua) kubu yang lainnya, yang saat ini merasa dirinya paling sah mesti intropeksi diri dulu.

Seperti Kubu Nazaruddin, yang kemarin malam (17/3/2022) lakukan pelantikan di Hotel Labersa. Selain melanggar AD/ART terkait usia Nazaruddin yang melebihi 40 tahun, juga Legalitas Ketua Umum DPP-nya.

Sudah sangat jelas Jejak Digital di internet, yang mempertontonkan! terutama di Video YouTube tentang Kekalahan dan Pengakuan Noer Fajrieansyah terhadap rivalnya Haris Pertama SH.

Noer Fajrieansyah dan Muhammad Riva’i Darus dengan jelas dan tegas mengakui kemenangan Haris Pertama, tetapi berjalannya waktu justru mereka menjadi otak dalam memperkeruh situasi Kepemudaan di negeri ini. Tanpa merasa malu, membuat tandingan pengurus DPP KNPI dan pada akhirnya daerah-daerahlah yang menjadi susah dan bergejolak.

Demikian juga dengan Haris Pertama SH, Ketua Umum yang kontroversial, yang pada akhirnya di Pecat oleh Sekjen, Bendum dan Pengurus DPP KNPI, karena dinilai bersikap ‘One Man Show’ pada saat berkunjung ke Riau untuk menghadiri Musda versi Fuad Santoso.

Oleh karena itu, sudah sangat jelas KNPI saat ini belum ada yang sempurna, termasuk pihak yang mengatakan 3 (tiga) ketum tadi malam. Mustahuddin adalah Plt Ketua Umum, hasil dari proses pemecatan Haris Pertama, sementara Raden Andreas adalah tandingan dari Fahd El Fouz El Rafiq, yang sampai saat ini Turunan Kepengurusan di Daerah masih Nol% alias hanya klaim di tingkat DPP saja.

Hingga berita ini dimuat, Ketua KNPI Riau Larshen Yunus hanya katakan, agar semua pihak termasuk dirinya jangan sok bicara Sah, apalagi bawa-bawa foto Ketua KNPI Riau sebelumnya. Spekulasi seperti itu sangat murahan dan memalukan.

“Ayo Pemuda Riau! Jangan mau tertipu. Lihat dan Fahami kepengurusannya. KNPI yang baik, ketika Program Kerjanya Aktif, Inovatif dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami sudah lakukan itu! Berbagai kegiatan positif sudah dilakukan, kendati memang proses Kritik dan Sosial Control juga dijalankan. Ayo Pemuda Riau, Bersatulah!!!” ajak Larshen Yunus, Ketua KNPI Provinsi Riau, pada saat berada di Kediaman H Suparman S.Sos M.Si, Ketua KNPI Riau periode 2008-2011.***red/rls

DomaiNesia
DomaiNesia

TERPOPULER

Terbaru

ADVERTISEMENT

Media Network

%d blogger menyukai ini: