ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

DPP-SPKN Desak Kejagung Evaluasi Bawahannya Yang Tutupi Kasus Korupsi

Pekanbaru, rambaberita.com – Statement Jaksa Agung, ST. Burhanuddin usai mengikuti Rapat Koordinasi Inspektorat Daerah, Rabu (25/1/2023) yang dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, hingga pejabat Inspektorat Kemendagri se-Indonesia. Burhanuddin menyebutkan bahwa tidak ada daerah di Indonesia yang bebas dari korupsi.

Statemen Jaksa Agung RI ini langsung mendapat respon dari beberapa elemen masyarakat.

Sekjen Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (DPP-SPKN) Romi Frans mengatakan,
Pernyataan Jaksa Agung yang  menyebutkan “Para Kepala Kejari bohong kalau menyebutkan  satu kabupaten itu nggak ada korupsinya,” pernyataan tersebut sangat tepat sekali dan kita rasakan, ucapnya.

Pernyataan Burhanuddin yang menyebutkan masih ada Kejaksaan di daerah yang berbuat nakal, padahal  pengawasan bukan hanya Kejaksaan saja, namun tidak terlepas dari peran serta masyarakat.

Ditegaskan  Burhanuddin, tidak ada pemerintah daerah yang tidak korupsinya dan bohong kalau satu kabupaten tidak ada korupsinya. Jadi apa yang disampaikan Kejaksaan Agung RI, sangatlah benar, kata Romi  Frans.

Sesuai harapan Kejagung  kata Romi Frans, SPKN berharap kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan Kejaksaan negeri (Kejari) Pekanbaru, agar benar benar serius melakukan telaah dan penyelidikan atas laporan dari masyarakat. “Terkadang kami agak kecewa terkait laporan dugaan korupsi yang disampaikan ke pihak APH.  Kadang disebutkan bahwa yang dilaporkan Bagus dan tidak ada temuan”. Jadi kami bingung, harus bagaimana  laporan agar bisa jadi temuan.

Seharunya pihak APH lah menelaah untuk mencari temuannya,  kami sebagai masyarakat tidak mungkin secara deatil atau memastikan ada korupsinya. Karena tugas APH lah yang melakukan telaah dan penyelidikan. ujarnya.

Kami sebagai pelapor sangat tidak terima, saat APH melakukan penyelidikan di lapangan tetapi tidak melibatkan kami ke lokasi titik perkara yang dilaporkan. Sehingga kami  beramsusi miring dan merasa curiga terhadap penegakan hukum, urainya.

Sekjen DPP SPKN ini berharap kepada Kejaksaan Agung agar mengevaluasi bawahannya yang bermain mata. Hal ini perlu dilakukan untuk membangun kepercayaan masyarakat bahwa hukum masih berjalan.

Selanjutnya kepada Kejati Riau dan Kejari Pekanbaru harus transparan, jika ada laporan kami tolong libatkan kami ke lokasi, jangan hanya pihak terlapor saja yang ke lokasi, kata Romi Frans.

Romi Frans juga menyebutkan, setiap tahunnya berapa banyak anggaran yang di gelontorkan di setiap OPD yang ada di lingkungan Pemprov Riau dan Kabupaten/kota, apakah yakin tidak ada indikasi korupsinya, seperti yang di sampaikan oleh kejaksaan agung.ucapnya

Seharunya pihak APH lah menelaah untuk mencari temuannya,  kami sebagai masyarakat tidak mungkin secara deatil atau memastikan ada korupsinya. Karena tugas APH lah yang melakukan telaah dan penyelidikan. ujarnya.

Kami sebagai pelapor sangat tidak terima, saat APH melakukan penyelidikan di lapangan tetapi tidak melibatkan kami ke lokasi titik perkara yang dilaporkan. Sehingga kami  beramsusi miring dan merasa curiga terhadap penegakan hukum, urainya.

Sekjen DPP SPKN ini berharap kepada Kejaksaan Agung agar mengevaluasi bawahannya yang bermain mata. Hal ini perlu dilakukan untuk membangun kepercayaan masyarakat bahwa hukum masih berjalan.

Selanjutnya kepada Kejati Riau dan Kejari Pekanbaru harus transparan, jika ada laporan kami tolong libatkan kami ke lokasi, jangan hanya pihak terlapor saja yang ke lokasi, kata Romi Frans.

Romi Frans juga menyebutkan, setiap tahunnya berapa banyak anggaran yang di gelontorkan di setiap OPD yang ada di lingkungan Pemprov Riau dan Kabupaten/kota, apakah yakin tidak ada indikasi korupsinya, seperti yang di sampaikan oleh kejaksaan agung.ucapnya

ia menambahkan, kalaupun ada yang OTT dan di jadikan tersangka, itu tidak salut saya, tapi coba telaah anggaran kegiatan yang ada di setiap OPD. kemana alirannya apakah sudah benar peruntukannya, apalagi dana swakelola, karena sistim swakelola sangat berpotensi untuk di korupsi.

Romi Frans berharap kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Kejati Riau serta Kejari Pekanbaru,  kalau memang Pemerintah daerah terlebih pemerintah provinsi Riau benar benar bersih, sebaikanya diberikan piagam penghargaan. Begitu juga dengan OPD yang bersih dan tidak ada yang tersandung korupsi atau KKN, ucapnya dengan aura pesimis. ***

DomaiNesia
DomaiNesia

Terbaru

ADVERTISEMENT

Fatal error: Uncaught TypeError: implode(): Argument #2 ($array) must be of type ?array, string given in /home/u4912752/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php:518 Stack trace: #0 /home/u4912752/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(518): implode() #1 /home/u4912752/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(311): MatthiasMullie\Minify\CSS->shortenHex() #2 /home/u4912752/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/Minify.php(111): MatthiasMullie\Minify\CSS->execute() #3 /home/u4912752/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/optimization/CSS/class-minify.php(174): MatthiasMullie\Minify\Minify->minify() #4 /home/u4912752/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/optimization/CSS/class-minify.php(128): WP_Rocket\Optimization\CSS\Minify->minify() #5 /home/u4912752/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/optimization/CSS/class-minify.php(66): WP_Rocket\Optimization\CSS\Minify->replace_url() #6 /home/u4912752/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-abstract-minify-subscriber.php(85): WP_Rocket\Optimization\CSS\Minify->optimize() #7 /home/u4912752/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-css-subscriber.php(44): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_Subscriber->optimize() #8 /home/u4912752/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_CSS_Subscriber->process() #9 /home/u4912752/public_html/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #10 /home/u4912752/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/front/process.php(417): apply_filters() #11 [internal function]: do_rocket_callback() #12 /home/u4912752/public_html/wp-includes/functions.php(5427): ob_end_flush() #13 /home/u4912752/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): wp_ob_end_flush_all() #14 /home/u4912752/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(348): WP_Hook->apply_filters() #15 /home/u4912752/public_html/wp-includes/plugin.php(517): WP_Hook->do_action() #16 /home/u4912752/public_html/wp-includes/load.php(1280): do_action() #17 [internal function]: shutdown_action_hook() #18 {main} thrown in /home/u4912752/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php on line 518