ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Oknum Pendeta GPDI SAMUEL Pusat Pematang Siantar Batalkan Pernikahan, Pasangan Suami Istri Mendapat Hidayah Menjadi Mualaf

JAKARTA, RB – Wanita bermarga Sirait, mengaku mendapat hidayah atas sengkarutnya masalah yang dihadapi setelah menikah dengan suaminya. Wanita yang bernama Elisabet Oktavia Sirait, istri dari James Silaban mengaku telah menjadi Mualaf dan setelah memeluk agama Islam, Wanita Lulusan Universitas Kwik Kian Gie tersebut merasa nemukan jalan yang membuat hatinya tenang, nyaman dan penuh kepastian.

Setelah diberkati Status Pernikahan Pasutri dibatalkan Pendeta Gereja GPDI Samuel

“Kalau dikisahkan dalam tulisan bang, mungkin kisah pernikahan ku dengan pria yang kucintai bisa terbit berjilid jilid buku, yang keseluham isinya dipenuhi derai air mata. Mulai dari suamiku ditahan, aku histeris di Polda Riau, aku ditahan, aku dipisahkan dari anak ku yang pada saat itu baru berumur 2 (dua) hari, parahnya yang melakukannya adalah ayah dan ibuku yang bernama Lisbon Sirait dan Nurbetty Siburian, dan hal tersebut dilakukan dengan sepengetahuan kedua Jaksa Penuntut Umum” tandas Elisabet Oktavia Sirait yang setelah menjadi Mualaf berganti nama menjadi Qibtiyah.

Pejabat Kemenkeu RI Diperiksa Polda Riau Atas Dugaan Penculikan Anak

Terdakwa Menangis Tengok Kelopak Mata Anaknya Merah , Elisabet : Tolong Pak Hakim Percepat Putusan Ini

Lebih Lanjut Qibtiyah mengatakan kalau hingga kini Ayahnya yang merupakan Direktur Sistem Penganggaran di Direktorat Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, masih berusaha menyeret Qibtiyah kedalam masalah Hukum.

“Mungkin karena bapak ku itu pejabat Eselon II, dengan jabatan Direktur Sistem Penganggaran di Direktorat Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, sehingga merasa apapun yang ingin dia mau pasti akan dia dapatkan, tak perduli meskipun perasaan, status dan keluarga kecilku hancur lebur. Sampai saat ini melalui kuasa hukum ku masih menghadapi gugatan perdata yang diajukan bapakku” tandas Qibtiyah.

Sidang Pembacaan Gugatan Sengketa Saham Antara Bapak dan Putri Bermarga Sirait di Gelar

Sembari tersenyum menatap wajah suaminya, Qibtiayah mengatakan kalau saat ini dirinya sudah tenang dan seolah telah melupakan semua beban yang selama ini menerpanya.

“sekarang hati ku sudah tenang, nyaman, penuh kepastian dan seolah sudah tidak ada beban. Entah kenapa ya bang, sejak menganut agama Islam hati ku rasanya tenang bangat, dan hanya tinggal berfokus menata hidup dalam keluarga kecilku, mungkin inilah hidayah dari semua persoalan yang kualami selama ini”. Kata Qibtiyah sembari tersenyum.

James Silaban suami Qibtiyah yang kini dengan nama Muslimnya Abdurahman membenarkan pernyataan istrinya.

“Jauh lebih tenang perasaan kami sekarang bang, mungkin itulah sebabnya mengapa agama Islam itu disebut Agama Rahmatan Lil Alamin. Coba abang bayangkan bagaimana mungkin Pendeta GPDI SAMUEL Pusat Pematang Siantar yang ada di Rumbai yang sudah memberkati Pernikahan kami membuat surat pembatalan pernikahan, padahal pada saat itu kami menikah di agama Kristen karena kami meyakini Pendeta itu merupakan perpanjangan tangan Tuhan, tapi sudalah urusan Pendeta itu saja itu dalam keyakinannya saya tidak mau ikut campur dan tidak mau pula mencampur adukkannya. Yang jelas diagama yang saya yakini sekarang yaitu Agama Islam saya dan istri saya, bisa lebih tanang dalam menjalani kehidupan berumah tangga.

Terkait bagaimana tanggapan keluarganya tentang keputusannya pindah agama Abdurahman mengatakan kalau keluarganya tidak ada yang keberatan, asal berjanji akan benar-benar menjalankan semua ajaran agama yang kini dianutnya.***ctr.

DomaiNesia
DomaiNesia

TERPOPULER

Terbaru

ADVERTISEMENT

Media Network

%d blogger menyukai ini: