ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Putri Kedua Direktur Sistem Penganggaran Kemenkeu Telah Diperiksa Terkait Laporan Pengaduan Juni 2021

JAKARTA, RB – Putri Kedua Pejabat Eselon II di kementerian Keuangan HSD Sirait (inisial -Red) yang telah tega mengata-ngatai suami dan keluarga suami kakaknya dengan kata kata yang tidak sopan. Akhirnya membuat Kakak (Elisabet Oktavia Sirait) dan Suami Kakaknya melaporkan wanita lulusan President University tersebut ke Polres Jakarta Timur pada bulan Juni 2021.

Setelah setahun berlalu, Laporan yang disampaikan tersebut tidak mendapatkan progres, dan setelah berulangkali disusul dan dipertanyakan kuasa hukum pelapor barulah Proses akan Laporan Polisi Nomor : LP/B/918/VI/2021/SPKT/POLRES METRO JAKARTA TIMUR, mulai dilanjutkan.

“Ia benar bang, laporan Polisi ini Sudah sangat lama, memangnya dugaan perbuatan Pidana yang dilaporkan ini masuk kategori Sulit apa?” tandasa Syahban Siregar, S.H. M.H., kepada awak media.

Syahban Siregar kepada awak media membenarkan kalau Jadwal selanjutnya adalah mendengarkan keterangan dari terlapor, hal tersebut diketahui berdasarkan SP2HP yang sudah diterima pihaknya.

“berdasarkan SP2HP yang diterbitkan, agenda selanjutnya adalah mendapatkan keterangan dari Terlapor, nanti kita pastikan apakah jadwal yang diagendakan akan terealisasi atau berubah” tambah Syahban Siregar

Dalam Tembusan surat yang disampaikan Badan Pengurus Pusat LSM Aliansi Perduli indonesia Jaya ternyata ayah dari Elisabet Oktavia Sirait Sirait dan HSD Sirait adalah seorang pejabat Eselon II dengan posisi Direktur Sistem Pengangaran, yang menurut  LSM APIJ bahwa pejabat tersebut telah dianggap melanggar kode etik, sebagaimana pemberitaan media ini sebelumnya.

Rabu 22 Juni 2021, sekitar pukul 11.00 WIB, Kuasa Hukum Pelapor kembali mendatangi Polres Metro Jakarta Timur, guna mempertanyakan tindak lanjut dan kepastian jadwal pemeriksaan Terlapor yaitu HSD Sirait, karena lambannya progres Laporan Polisi LP/B/918/VI/2021/SPKT/POLRES METRO JAKARTA TIMUR tersebut, membuat Penasihat hukum untuk ekstra kerja keras untuk memastikan penanganan laporan polisi tersebut.

“hari ini saya kembali hadir di Polres ini untuk memastikan apakah Terlapor jadi atau sudah diperiksa, karena agenda selanjutnya berdasarkan SP2HP yang kita terima adalah meminta keterangan Terlapor. kita sebagi tim kuasa hukum harus bekerja ekstra untuk mengawal penanganan Laporan Polisi yang telah disampaikan Klien Kita” tandas Penasihat Hukum Pelapor

Sekitar pukul 12.00 WIB, disela perbinacangan dengan para awak medioa, Kuasa Hukum Elisabet Oktavia dan James Silaban mohon pamit untuk menyelesaikan jadwal kerjanya ke Lantai 5 (lima) Ruang Krimsus Polres Metro Jakarta Timur.

“saya pamit sebentar bang, ke lantai 5 dulu, nanti kita lanjutkan perbincangan kita setelah tugas saya selesaikan” kata Penasihat Hukum tersebut

Tidak lama berselang, Penasihat Hukum Pelapor kemudian kembali bertemu awak media dan mengatakan kalau terlapor sedang diperiksa di lantai 5 (lima) dan Terlapor didampingi Penasihat Hukumnya.

“ketemu lagi kita abang-abang dan kakakku, luar biasa da, Penyidik saat ini sedang memeriksa Terlapor dan Terlapor didampingi Penasihat Hukumnya, yang kebenaran besok Penasihat Hukum yang berkantor di Sumatera Utara tersebut juga ada agenda sidang Perdata di Pengadilan Negeri Bekasi. Sidang tersebut  masih terkait dengan Klien kita dimana Bapak yang katanya bapak kanndung Klien kita menggugat klien kita atas perkara kepemilikan saham. Mungkin kebenaran saja jadwal pemeriksaan Terlapor berurutan dengan Jadwal sidang kuasa Hukum Terlapor sebagai Kuasa Hukum Bapak Terlapor dalam perkara Perdata terkait saham” Tutup Kuasa Hukum Pelapor.

Sampai berita ini diterbitkan pihak Polres Jakarta Timur belum dimintai keterangannya akan tetapi berdasarkan pantauan awak media terlihat Terlapor Didampingi Penasihat hukum sedang diperiksa di lantai 5 (Lima) di ruang Krimsus Polres Metro Jakarta Timur.***ctr/tim

DomaiNesia
DomaiNesia

TERPOPULER

Terbaru

ADVERTISEMENT

Media Network

%d blogger menyukai ini: