ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Selidiki Kasus Dugaan Korupsi PT Waskita Beton, Kejagung Temukan Unsur Pidana

Pekanbaru, Rambaberita | Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI) menaikkan status penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi di PT. Waskita Beton Precast (Tbk) periode 2016-2020 ke penyidikan.

Dengan begitu artinya Kejaksaan Agung telah menemukan unsur tindak pidana dalam perkara tersebut.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana
menuturkan, kerugian negara akibat perkara tersebut diduga mencapai Rp 1,2 triliun.

“Resmi menaikkan status penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dan atau penyelewengan dalam penggunaan dana PT. Waskita Beton Precast pada tahun 2016-2020 menjadi tahap penyidikan,” kata Sumedana di Kejaksaan Agung, Selasa, 31 Mei 2022.

Menurut Sumedana, dalam kasus itu diduga terjadi penyelewengan dana kegiatan yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Bahwa dalam penyidikan umum ini diperkirakan, masih diperkirakan ini dengan tim penyidik kerugiannya Rp 1,2 triliun,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Sumedana, dugaan penyimpangan itu terjadi pada proyek pembangunan Tol Kriyan Legundi Bunder dan Manyar (KLBM).

Kemudian produksi Tetrapod dari PT. Semutama, dan terkait pengadaan batu split dengan penyedia PT. Misi Mulia Metrical (PT. MMM).

Selain itu ada pula dugaan penyelewengan pengadaan pasir oleh rekanan atas nama PT. Mitra Usaha Rakyat (PT. MUR) dan  permasalahan l transaksi jual beli tanah plant Bojonegora, Serang.

Dalam perkara ini Kejaksaan Agung telah meminta keterangan dari 17 saksi dan melakukan penyitaan sejumlah dokumen-dokumen.

 

***red/pikiranrakyat.com

DomaiNesia
DomaiNesia

TERPOPULER

Terbaru

ADVERTISEMENT

Media Network

%d blogger menyukai ini: