
Rambaberita.com, PELALAWAN – Aktivitas perjudian bermoduskan Gelanggang Permainan (Gelper) tetap marak dan bebas beroperasi di wilayah Hukum Kabupaten Pelalawan, ada beberapa titik di Kecamatan Ukui (bagan limau,toro jaya ,toro regar),Kecamatan pangkalan kuras (Bukit kusuma) Pkl.Kerinci, Kecamatan Langgam (Mamahan, Sepanjang jalan koridor PT.RAPP Segati).
Salah seorang pemilik judi Gelper yang mengaku bernama Sembiring menjelaskan kepada media ini Kamis (24/09/2026) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari dengan nomor kontak person 0813********.
Sembiring mengaku dirinya di suruh pihak Polres menghubungi media ini, karena dengan adanya pemberitaan sebelumnya usahanya disuruh tutup. Seraya bertanya kepada media ini ,apa pemain yang lain belum clear bang, tanya Sembiring.
Menurut Sembiring ada beberapa pemilik meja Gelper di Pelalawan, yaitu di Pangkalan Kuras sama di Bagan limau (Ukui) miliknya, di Pangkalan Kerinci milik Sirait ,di Segati, Mamahan (Langgam) di Toro Jaya, Toro Makmur,(Ukui) milik Simbolon Pasi Intel Yonif/132.
Sembiring menyampaikan ke media ini bahwa dirinya di suruh orang Polres untuk menghubungi awak media ini.
“disuruh orang Polres telpon Abang ..biar gimana bagus kita buat biar kita bicara kan sama pemain pemain yg lain Bang …
Abang bantu lah ya bg
biar ngak naik Berita kita itu ya bg
Mintak tolong ini bang,nanti slnjut nya biar kita perhatikan media kita
Abang bantu lah ya bang biar,saya bicara kan dengan kawan Kawan smdi sana bang”,ujar Sembiring.
Ketika media ini menelusuri keterlibatan Oknum PASI Intel Yonif/132, hal tersebut juga di benarkan oleh salah seorang yang mengaku anggota dilapanganya Oknum PASI Intel Yonif/132 yang bernama Simbolon saat di konfirmasi awak media.
“Saya anggotanya dilapangan,biar saya kirim no nya ya pak”, Ketika media ini menanyakan kebenaran informasi terkait kepemilikan meja Gelper Oknum PASI Intel Yonif/132, Anggotanya membenarkan.
Sebelumnya kasat Reskrim polres Pelalawan saat dikonfirmasi media ini, memilih bungkam sehingga dapat menimbulkan asumsi liar ditengah masyarakat. Apakah jajaran Polres Pelalawan tidak bernyali apalagi ada dugaan keterlibatan Oknum PASI Intel Yonif/132 atau memang jajaran Polres Pelalawan ikut menikmati hasilnya.
Sampai berita kedua ini di tayangkan belum ada juga respon atau tanggapan dari pihak Polres Pelalawan.(TR)
Bersambung
Tidak ada komentar