100 Jam Pertama, AS Gunakan 2.000 Amunisi Gempur Target di Iran

Redaksi
4 Mar 2026 11:44
2 menit membaca

Rambaberita.com – Komandan militer tertinggi Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah menyatakan hampir 2.000 target telah dihantam dalam 100 jam pertama operasi militer di Iran. Operasi yang diberi nama Operasi Epic Fury itu melibatkan puluhan ribu personel dan ratusan aset tempur udara maupun laut.

 

Komandan Militer AS di Timur Tengah, Laksamana Brad Cooper, mengatakan lebih dari 2.000 amunisi telah digunakan untuk menyerang hampir 2.000 sasaran di berbagai wilayah Iran.

 

“Dalam 100 jam pertama, hampir 2.000 target telah dihantam dengan lebih dari 2.000 amunisi,” ujar Cooper dalam pernyataannya dilansir dari NBC News, Rabu (4/3/2026).

 

Ia menyebutkan, lebih dari 50.000 personel militer dikerahkan dalam operasi tersebut. Selain itu, sekitar 200 pilot tempur dan dua kapal induk turut terlibat dalam serangan yang disebut berlangsung tanpa henti.

 

Menurut Cooper, pesawat pembom strategis B-2 dan B-1 milik AS telah melancarkan serangan presisi terhadap sejumlah fasilitas rudal yang berada jauh di dalam wilayah Iran.

 

“Pesawat pembom B-2 dan B-1 kami telah melakukan serangan presisi tanpa perlawanan terhadap beberapa fasilitas rudal jauh di dalam wilayah Iran,” katanya.

 

Cooper juga membandingkan skala operasi ini dengan kampanye “shock and awe” pada invasi Irak tahun 2003. Ia menyebut, dalam 24 jam pertama, intensitas serangan terhadap Iran hampir dua kali lipat dibandingkan hari pertama invasi Irak pada 19 Maret 2003.

 

Sebagai perbandingan, invasi Irak diawali dengan lebih dari 1.700 serangan udara dan peluncuran rudal koalisi pada hari pertama. Dalam enam minggu pertama, jumlah serangan udara meningkat menjadi sekitar 41.000, dengan lebih dari 100.000 pasukan berada di area operasi.

 

“Banyak di antara Anda mungkin ingat serangan ‘shock and awe’ tahun 2003. Dua puluh empat jam pertama operasi ini hampir dua kali lipat skalanya, dan kami terus melakukan serangan 24/7 ke Iran dari dasar laut hingga ruang angkasa dan dunia maya,” ujar Cooper.

 

Lebih lanjut, ia mengklaim sebanyak 17 kapal angkatan laut Iran, termasuk satu kapal selam, telah dihancurkan. Cooper juga menyatakan bahwa pasukan AS dan Israel, termasuk gugus tugas drone Scorpion Strike dari CENTCOM, kini mendominasi wilayah udara Iran.

 

“Kami jauh melampaui rencana permainan kami,” kata Cooper menegaskan.

Sumber: NBC News

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xDomaiNesia
xwww.domainesia.com