Sekjen BAPDI Darwin Natalis SinagaRamababerita.com, Jakarta – Badan Aktivis Patriot Demokrasi Indonesia (BAPDI) mengaku telah mendaftarakan sengketa informasi terkait Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP)ke Komisi Informasi DKI Jakarta.
Sewaktu ditemui di kantin Komisi Informasi Pusat, Sekretari Jenderal (Sekjen) BAPDI, Darwin Natalis Sinaga, membenarkan sengketa informasi terkait data PJLP telah resmi di daftarkan pada tanggal 13 Januari 2026. (27/01/2026).
“O ia, sengketa informasi terkait data PJLP telah resmi kami daftarkan pada tanggal 13 Januri 2026, kami sengaja mengajukan permohonan penyelesaian sengketa informasi public terhadap UPS Badan Air dikarenakan data yang mereka berikan tidak sebagaimana yang kami minta, dan juga lewat waktu. Dalam data tersebut Kepala UPS menghitamkan tandatangan dan NIPnya, dan hanya menguraikan jumlah buakn rincian. Padahal kami punya temuan, dan temuan itu yang mau kami cocokkan, agar tidak fitnah. ” jelas Darwin.
Lebih lanjut Darwin menduga sikap UPS Badan air yang seolah tidak berani mengungkapkan data tersebut seolah hendak menutupi sesuatu.
“Dikarenakan Kepala UPS Badan Air Tidak berani mengungkapkan data terkait PJLPsebagaimana yang kami minta, maka wajar apabila kami menduga ada sesuatu dibalik semua itu. Seperti kata pepatah kalaulah tiada ada berada masakkan tembuah bersarang rendah, jadi biarlah kita berproses di Komisi Informasi DKI Jakarta” tutup Darwin.
Sampai berita ini dimuat media ini belum mendapat keterangan resmi dari Kepala UPS Badan Air DKI Jakarta.***Saut/Ti
Tidak ada komentar