
Rambaberita.com, Jakarta– akhir-akhir ini santerberedar isu tetang dugaan penyimpangan pengelolaan aset di Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan, yang sedang di soroti LSM Badan Aktivis Patriot Demokrasi Indonesia (BAPDI). Hal tersebut dibenarkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) BAPDI , Darwin Natalis Sinaga.
“Benar, saat ini BAPDi sedang menyoroti dugaan penyimpangan atas pengelolaan aset di Sudin LH Jakarta Selatan. Berdasarkan pandangan kami, beberapa aset Pemprov DKI yang dikelola oleh Sudin LH Selatan diduga digelapkan, dan untuk meluruskan dugaan kami tersebut kami telah melayangkan surat ke Kepala Sudin LH Jakarta Selatan” tegas Darwin saat ditemui di sekitar kantor Sudin LH Jakarta Barat.
Dalam penjelasnnya Darwin menyebutkan aset yang dimaksud berkaitan dengan sparepart kendaraan Dinas Operasional bekas, yang telah diganti dengan sparepart baru.
“sesuai data yang ada diketahui sejak Tahun Anggaran 2021 sampai dengan 2024. Sudin LH Jakarta Selatan telah mengalokasikan anggaran untuk belanja sparepart kendaraan Dinas yang mana pagu yang dialokasikan pada TA 2021 Rp.3.002.519.322,00 , TA 2022 Rp.6.546.150.068,00 , TA 2023 Rp.9.053.290.426,- dan TA 2024 Rp.9.633.695.440,00. Sementara sepengetahuan kami sparepart kendaraan dinas tersebut masih berpotensi memiliki nilai jual, nah dikemakankah sparepart bekas tersebut” tambah Darwin
Berdasrkan pantauan media ini melalui laman https://sirup.lkpp.go.id atas renncana kegiatan Sudin LH Jakarta selatan, diketahui total anggaran yang dimaksud BAPDi adalah gabungan dari beberapa rencana kegiatan.
Sampai berita ini dimuat media ini masih belum mendapat keterangan resmi dari Sudin LH Jakarta Selatan.** Saut/Guston.
Tidak ada komentar