Kantor Bupati Kabupaten BekasiRambaberita.com, Bekasi – Dugaan korupsi dalam praktik pesekongkolan dugaan kongkalikong dalam pengadaan paket pekerjaan pada Bagian Umum Sekretariat Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi , mencuat kepermukaan. Kabar tersebut awalnya digaungkan sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya.
Menurut sumber tersebut setidaknya ada tiga paket pekerjaan di Bagian Umum Sekda Pemkab Bekasi yang diduga merupakan hasil plotingan paket proyek.
“awalnya saya dapat informasi ada tiga paket yang sudah di ploting bang dan biasa pinjam bendera yaitu pekerjaan kamar mandi dan wc Rumah Dinas Bupati, pekerjaan kamar mandi dan wc Rumah Dinas Wakil Bupati, dan pekerjaan kamar mandi WC Rumah Dinas Sekda. Pemborong terlebih dahulu menerima Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari oknum Bagian Umum, selanjutnya Pemborong mentransfer sejumlah uang, dalam tiga tahap transferan, yang pertama Rp.75.000.000,-, kedua Rp.75.000.000,- selanjutnya Rp.50.000.000,- . Paket pekerjaan tersebut sudah penagihan karena pekerjaan tersebut pada bulan Februari kemarin tahun 2025, hal tersebut dilakukan dilakukan karena ada kebutuhan mendesak mendekati pelantikan bupati artinya ada kebutuhan untuk disiapkan” kata sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya
Menyikapi hal tersebut Ketua National Corruption Care (NCC) berang, dan menduga model-model kecurangan seperti itu memang berpotensi dijadikan sebagai sarana melancarkan niat jahat untuk menggeruk uang Negara/Daerah.
“NCC juga baru tau, ternyata selama ini ada model permainan di Bagian Umum seperti itu, untuk itu kami juga telah bersurat. Kalau hal tersebut benar adanya, maka semua kegiatan Bagian Umum Setda Pemkab Bekasi,dapat diduga bermasalah dan saya pastikan NCC akan segera mendorong dan meminta Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi untuk mengusut tuntas dugaan tersebut, dan menjebloskan para pelaku ke penjara, agar ada efek jera. Jangan sampai oknum-oknum seperti itu merusak citra Presiden Republik IIndonesia Prabowo Subianto “ ucap Ketua NCC dengan Lantang.
Sampai berita ini ditayangkan media ini belum mendapat keterangan resmi dari Kepala Bagian Umum Sekda Pemkab Bekasi. **Ti/Saut
Tidak ada komentar