Jalan Desa Balekambang Rusak Parah, Kades Desak Pemda Segera Turun Tangan

RH
29 Jan 2026 19:15
Daerah 0 90
2 menit membaca

Rambaberita.com,Kab Bogor – Kondisi Jalan Raya Menteng di Desa Balekambang, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, kian memprihatinkan.Serta rusak Parah.

Kerusakan parah yang terjadi sejak pertengahan 2025 disebut dipicu aktivitas Proyek Pembangunan Bendungan Cijuray, namun hingga kini belum mendapat penanganan serius dari Pemerintah Daerah.Kabupaten Bogor.

Kepala Desa Balekambang, Anap Setiawan, mengungkapkan persoalan tersebut kembali disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Tahun 2027. Ia menegaskan perbaikan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama yang diusulkan Pihak Desa.

“Dalam Musrembang kemarin, kami mengusulkan berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pertanian, kesehatan, hingga infrastruktur. Namun yang paling mendesak adalah perbaikan Jalan Raya Menteng yang rusak parah akibat aktivitas pembangunan bendungan,” kata Anap,

Menurutnya, kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang telah menimbulkan dampak serius bagi aktivitas warga. Selain menghambat mobilitas, kerusakan tersebut juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama saat musim hujan.

“Warga sudah sering mengeluhkan kecelakaan. Kalau hujan jalannya licin dan tergenang, kalau kemarau debunya sangat mengganggu. Bahkan banyak kendaraan angkutan terperosok ke got karena menghindari lubang,” ujarnya.

Anap menambahkan, masyarakat mulai mempertanyakan peran Pemerintah jika kondisi ini terus dibiarkan. Ia berharap usulan perbaikan jalan harus benar-benar menjadi perhatian serius Pemda Kabupaten Bogor.

“Jangan sampai masyarakat menganggap Pemerintah Desa hanya diam. Kami berharap ada respons nyata dari Pemerintah Daerah, karena ini menyangkut keselamatan warga,” tegasnya.

Selain mendesak perbaikan infrastruktur, Anap juga mengimbau masyarakat untuk terus terlibat aktif dalam pengawasan Pembangunan Desa. Ia menegaskan pihak Pemerintah Desa terbuka terhadap kritik selama bertujuan untuk kemajuan bersama.

“Kami mengajak warga untuk bersama-sama mengawasi pembangunan. Jika ada kritik, kami siap menerima selama itu konstruktif dan demi kemajuan desa, bukan untuk menjatuhkan,” pungkasnya. ***Jhon

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xDomaiNesia
xwww.domainesia.com