
Rambaberita.com,Bekasi– Taman Bantar Gebang yang dibangun dari anggaran Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Penataan Ruang serta diresmikan Wali Kota Bekasi pada 2015 kini kondisinya memprihatinkan. Hampir seluruh fasilitas yang ada tidak terawat, termasuk toilet yang sudah lama tidak dapat digunakan,dipenuhi sampah dan botol miras .
Padahal, saat pertama kali dibangun, taman tersebut dilengkapi dengan berbagai sarana seperti sumur resapan, toilet, komposter, pos jaga, lampu tenaga surya, gazebo, tempat duduk, signage, dan papan informasi. Kini, fasilitas-fasilitas itu dibiarkan rusak tanpa pemeliharaan.
Saat dikonfirmasi ,Selasa 02/09/2025, Camat Bantar Gebang Cecep Miftah Farid, S.STP., M.M memberikan penjelasan melalui pesan WhatsApp.
“Mohon ijin menjawab,uantuk taman yang ada di depan kantor kecamatan, saat ini menjadi aset Pemkot dan berada di DBMSDA. Kami tidak ada alokasi anggaran untuk pemeliharaan. Surat pengajuan sudah kami sampaikan tiap tahun agar dialokasikan pemeliharaan sarana prasarana, termasuk toilet yang tidak berfungsi. Selama ini kami hanya bisa melakukan pembersihan melalui dua petugas UPTD LH,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan sekcam Bantar gebang ,”Info yg saya dapat dari staf untuk Maintenance Taman Masih di UPTD Taman DBMSDA.
Namun, penjelasan berbeda disampaikan UPTD Pertamanan DBMSDA. Melalui pesan singkat, mereka menegaskan pemeliharaan taman bukan menjadi kewenangan pihaknya.
“Pemeliharaan bukan di kami, Pak. Selama ini yang kami lakukan hanya pemeliharaan taman pedestrian jalan depan kantor kecamatan,” jelas perwakilan UPTD Pertamanan DBMSDA.
Kondisi ini menimbulkan kebingungan soal siapa yang bertanggung jawab atas perawatan Taman Bantar Gebang. Sementara itu, warga hanya bisa menyaksikan taman yang dulunya diharapkan menjadi ruang hijau publik berubah menjadi fasilitas terbengkalai tanpa pemeliharaan.(St)
Tidak ada komentar